Verify what your AI API actually runs
Recent tests
Model health overview
Capability overview
Capability lab
Latency snapshot
Deep Forensics
Provider endpoint
Model & test depth
Console log
Models
Model bars
Ping Test
Target
Ping model (paralel)
Rate Limit
Rate limit probe
Vision Lab
Dynamic vision challenge
Jalankan tes vision untuk mendapatkan evidence card.
Tool Calling
Tool selection & schema lab
Jalankan tes tool calling untuk mendapatkan evidence card.
Web Search
Web canary
Jalankan tes web search untuk mendapatkan evidence card.
Long Context
Staged retrieval challenge
Konfigurasi reference endpoint dulu di Settings agar long-context staging bisa berjalan.
Reports
Settings
Appearance
Reference mode
System
Data
Apa itu WhoAI?
Masalahnya
Metadata seperti nama model di katalog, response.model, self-report, dan token usage semuanya bisa dipalsukan oleh gateway. WhoAI tidak percaya klaim tersebut — ia mengujinya lewat perilaku.
Apa yang bisa diuji
Cara kerjanya
Batasan penting
WhoAI adalah sistem forensik black-box. Tanpa atestasi kriptografis atau akses langsung ke penyedia, identitas backend mutlak tidak bisa dijamin 100%. Hasil berupa bukti teramati (kesesuaian perilaku, kontradiksi, coverage capability) — bukan label “authentic/verified” yang menyesatkan. Selalu gunakan hasil sebagai bagian dari due diligence, bukan satu-satunya dasar keputusan.
Kebijakan Privasi
1. Data yang diproses
Untuk menjalankan tes, kamu memasukkan endpoint API, API key, dan nama model. Data ini dikirim sementara ke backend WhoAI semata-mata untuk menjalankan pengujian yang kamu minta terhadap endpoint milikmu. WhoAI tidak menyimpan API key di database, laporan, atau log aplikasi.
2. Penyimpanan di browser kamu
Konfigurasi endpoint & API key disimpan di sessionStorage (terhapus saat tab ditutup), sementara riwayat laporan, hasil ping, tema, dan hasil capability tersimpan di localStorage browser kamu. Data ini hanya ada di perangkatmu. Tombol Clear session menghapus endpoint, API key, dan konfigurasi reference.
3. Log & retensi
Log server mencatat metadata operasional (rute, waktu, status) tanpa nilai API key atau header otorisasi. WhoAI tidak menyimpan respons model secara persisten. Data rate-limit (hanya alamat IP) digunakan untuk mencegah penyalahgunaan dan dihapus otomatis setelah jendela waktu singkat.
4. Pihak ketiga
WhoAI tidak menjual atau membagikan data ke pihak ketiga untuk iklan. Satu-satunya “pihak ketiga” adalah endpoint yang kamu tunjuk sendiri — request tes diteruskan ke sana persis seperti kamu memakainya langsung.
5. Keamanan
WhoAI menerapkan HTTPS wajib (HSTS), Content Security Policy, pembatasan outbound (anti-SSRF), pinning IP DNS, timeout & batas ukuran respons, rate limiting per-IP, serta rendering DOM yang aman. Kerentanan dapat dilaporkan lewat security.txt.
6. Kontak
Pertanyaan atau permintaan terkait privasi dapat dikirim ke security@whoai.my.id. Kami dapat memperbarui kebijakan ini sewaktu-waktu; perubahan signifikan akan dicantumkan di halaman ini.